Pakar Sarankan Waktu Terbaik Anak Mulai Sekolah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Banyak orang tua yang mulai menyekolahkan anak di usia dini. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jaya, Prof Dr dr Rini Sekartini, SpA, menjelaskan anak sudah mulai bisa bersekolah sejak usia tiga tahun.

Menurutnya usia tiga tahun anak sudah bisa melangkah keluar rumah. Sementara usia di bawah tiga tahun anak disarankan untuk masih di dalam rumah, di usia ini anak dipersiapkan keluar rumah.

“Usia dua tahun masih homey, lingkungan luar masih asing,” ujarnya dalam rangka acara peringatan Hari Anak Nasional dan HUT IDAI Ke-65, “Peran Kemitraan Keluarga dan Masyarakat dalam Melindungi Hak Anak dan Remaja Menuju Generasi Sehat, Cerdas, dan Gembira”, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya beberapa anak usia tiga tahun mampu masuk lingkungan baru tanpa masalah. Ada juga yang takut masuk lingkungan baru. Di usia tiga tahun secara fisik berat badan dan tinggi anak telah optimal. Makan juga sudah bisa mandiri, toilet trianing juga harus sudah lulus, sehingga anak dinilai telah cukup matang.

“Karena itu, sebelum usia tiga tahun anak sudah diajarkan tentang kemandirian. Misalnya pakai sepatu sendiri harus sudah diajarkan sebelum tiga tahun,” sarannya.

Jika usia sebelum tiga tahun anak sudah bersekolah, masih belum bisa mandiri. Anak akibatnya masih sering menangis, masih bergantung pada orang lain.

“Tapi buat orang tua yang kerja dan anak dititipkan di daycare bisa menjadi pilihan sedikit nyaman buat anak. Ada belajar stimulasi, makan bersama, tidur dan lainnya. Daycare bersama pengasuh, guru temannya. Kalau di rumah bersama orang tua,” paparnya.

Lalu sekolah apa yang baik untuk anak usia tiga tahun? Menurut Prof Rini, sebaiknya sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) yang sederhana saja. Tidak perlu yang bilingual dengan bahasa Inggris atau Mandarin.

Sumber

Leave a Comment